Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
logo

CV. ABC Palem Lestari

ABC Palem merupakan Partner Resmi dari PT. Cipta Piranti Sejahtera (CPSSoft) yang melayani Penjualan Accurate Accounting Software dan Rene Point of Sale, Training, & Konsultasi.
tamanpalem@myabcshop.com
+62 (21) 5439 2729

Mudahnya Membayar Pajak UMKM dengan Aplikasi Accurate Online

ABC Palem > Info Terkini  > Mudahnya Membayar Pajak UMKM dengan Aplikasi Accurate Online

Mudahnya Membayar Pajak UMKM dengan Aplikasi Accurate Online

Bagi Anda para pemilik UMKM, tidak lupa kan kalau Anda sekarang juga memiliki kewajiban untuk membayar pajak? Yang mana hal ini sudah diatur dalam UU No. 36 tahun 2008 Pasal 2 tentang Pajak Penghasilan, yang berbunyi bahwa setiap orang pribadi, orang pribadi yang memiliki warisan belum terbagi, badan dan bentuk usaha, tetap dikenakan pajak penghasilan.

Nah, bagi Anda yang masih tergolong pengusaha baru sehingga bingung dalam tata cara membayar Pajak UMKM, mari perhatikan penjabaran berikut ini.

Jenis-jenis Pajak

Sebelum kita membahas jauh tata cara membayar Pajak UMKM, ada baiknya Anda mengenali jenis-jenis pajaknya terlebih dahulu. Dimana, pada saat Anda mendaftarkan usaha Anda di Kantor Pelayanan Pajak atau KPP tempat usaha Anda berdomisili, tentunya Anda akan menerima Surat Keterangan Terdaftar, atau disingkat SKT yang berisikan data Anda sebagai PKP serta jenis-jenis Pajak yang harus dibayarkan. Salah satunya adalah PPh Final.

PPh Final merupakan nama lain dari PPh Pasal 4 Ayat 2. Dan objek pajaknya terbagi menjadi beberapa macam, seperti untuk sewa bangunan, jasa konstruksi, serta pajak atas peredaran bruto (omzet) usaha.

Dan berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 46 Tahun 2013, PPh Final untuk Pajak UMKM yaitu pajak atas peredaran bruto (omzet) usaha, yang memiliki peredaran bruto dibawah 4,8 milyar setahun. Atau lebih dikenal dengan penghasilan dari usaha yang diperoleh WP.

Adapun tarif yang dikenakan sebelumnya adalah 1 % dari omzet usaha. Namun, demi mendorong para pemilik UMKM untuk berkontribusi dalam membayar pajak, saat ini terdapat kebijakan baru yang mana tarif PPh Final diturunkan menjadi 0,5 % dari omzet usaha. Perhitungannya yaitu 0,5 % dikalikan dengan total penjualan Anda. Dan itulah jumlah PPh Final yang harus Anda bayarkan sebelum tanggal 15 setiap bulannya.

Well, sekarang Anda sudah paham kan mengenai PPh Final dan tarifnya. So, sekarang kita masuk ke tata cara membayar pajak UMKM

Tata Cara Membayar Pajak UMKM

Cara membayar pajak, yaitu tentu dengan menyetorkan sejumlah uang ke Kas Negara. Hal ini umumnya dapat Anda lakukan dengan menyetorkan uang melalui bank yang telah ditunjuk untuk menerima pembayaran pajak, seperti Bank BCA, Bank Mandiri, dan Bank BRI.

Namun sebelum ke bank, Anda terlebih dahulu harus memiliki kode billing yang berisikan keterangan pajak yang Anda bayarkan beserta nominalnya. Dan pembuatan kode billing dapat Anda lakukan dengan menggunakan system EBilling.

E-Billing yaitu cara pembayaran pajak secara elektronik dengan menggunakan Kode Billing yang diterbitkan melalui sistem Billing Pajak. Untuk mendapatkannya, Anda dapat mengakses halaman https://sse3.pajak.go.id , dimana Anda hanya perlu memasukan NPWP dan Pin, kemudian tinggal memilih jenis pajak yang akan Anda bayarkan, seperti PPh Final maupun PPh 21.

Setelah memilih jenis pajak yang akan Anda bayar, misalnya PPh Final, Anda hanya perlu memasukkan nominal omzet penjualan. Dan sistem akan otomatis menghitung jumlah pajak yang harus Anda bayarkan.

Jika sudah muncul halaman yang berisikan nominal tersebut, Anda dapat memilih opsi ‘Buat Kode Billing lalu mencetaknya. Jika sudah, Anda bisa membawa print out  yang beriskan kode billing ke Bank Mandiri, BCA, BRI atau BNI dan menyerahkan uang sesuai yang tertera pada kode billing. Selesai deh!

Nah itulah sekilas tata cara membayar pajak UMKM yang bisa kamu lakukan, memang terkesan masih manual sih. Tapi jangan khawatir, sebab saat ini sudah ada tata cara membayar pajak UMKM yang lebih praktis lagi.

Hal ini dikemukakan oleh Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang menjelaskan bahwa kini pencatatan omzet sudah dapat menggunakan aplikasi Akuntansi UKM yang sudah terintegrasi dengan sistem pajak.

Dimana dengan menggunakan aplikasi tersebut, Anda bisa menginput penjualan Anda setiap harinya secara rutin. Sehingga langsung terhitung dengan sendirinya berapa PPh Final yang dikenakan. Jadi, pada akhir bulan Anda tak perlu ribet-ribet menghitung jumlah omzet dan menghitung tarifnya lagi. Melainkan tinggal membayar melalui ATM Mandiri, BNI, BRI atau BCA sesuai nominal yang telah dihitung oleh sistem Akuntansi UKM tersebut.

Wah, sangat praktis bukan ? Nah, bagi anda yang penasaran dengan aplikasi tersebut, Anda bisa mencoba aplikasi Accurate Online (AOL). Merupakan suatu program Akuntansi Komputer yang dapat membantu Anda dalam memanajemen keuangan Anda mulai dari pencatatan transaksi hingga pelaporan pajak.

Yang mana, Accurate Online sudah bisa menghandle beberapa transaksi pajak berikut: PPh 21 (Karyawan/Vendor), PPh 23 (Purchase/Sales), PPN, PPh 4 ayat 2, dan sudah bisa terintegrasi dengan software perpajakan antara lain: e-Faktur, e-PPh 21/26.

Jadi, hanya dengan Accurate Online Anda bisa melakukan proses perpajakan bagi UMKM dengan mudah dan sederhana. Sangat praktis dan efisien kan di era seperti ini, dimana semua orang berkompetisi untuk menjalankan bisnisnya secara efektif. Dan, Accurate Online hadir bagaikan angin segar yang siap membantu dalam memanajemen usaha Anda. Dengan Accurate Online akan memudahkan Anda untuk membuat laporan pajak.

Navadelia
No Comments

Post a Comment

Comment
Name
Email
Website