fbpx
skip to Main Content
Mengenal Istilah Umum Digital Marketing Dalam Bisnis Online

Mengenal Istilah Umum Digital Marketing dalam Bisnis Online

Digital marketing merupakan tren pemasaran kekinian yang mengandalkan teknologi internet. Jalur pemasaran tersebut digunakan lebih dari 50 persen perusahaan di seluruh dunia. Menurut riset GetCRAFT—penyedia konten pemasaran—rata-rata dari mereka, rela mengeluarkan 31,5 persen dana untuk melancarkan promosi secara digital.

Jika Anda tertarik mengikuti jejak pelaku pemasaran tersebut, pahami dulu istilah umum digital marketing berikut ini.

1. Call to Action (CTA)

digital marketing

Setelah Anda berhasil mengubah pengunjung web menjadi calon pembeli, tahap selanjutnya adalah mendorong tindakan call to action (CTA). CTA merupakan seruan untuk melakukan pembelian di landing page (laman kampanye iklan di website).

Penggunaan CTA pada sebuah konten bertujuan untuk menghasilkan penjualan dan meningkatkan konversi. Bentuk CTA tersebut bervariasi, misalnya, permintaan berlangganan e-book, klik informasi lengkap, atau membeli produk dengan diskon.

2. Conversion Rate

digital marketing

Conversion rate merupakan jumlah pengunjung web yang melaksanakan perintah Anda dengan mengeklik kolom CTA, jendela pop-up, atau membuka chat bantuan. Conversion rate juga bisa diartikan sebagai persentase tindakan pengunjung laman website yang menguntungkan pemilik bisnis.

Jika nilai conversion rate rendah, berarti sebagian besar calon konsumen hanya melihat isi web. Minimal, web Anda bisa mencapai nilai conversion rate 2,35 persen untuk dikategorikan tinggi.

3. Lookalike Audience

digital marketing

Fitur lookalike audience terdapat di media sosial Facebook. Istilah ini mengacu pada upaya untuk mendapatkan konsumen spesifik berdasarkan minat, perilaku, dan data demografis.

Banyak cara untuk meningkatkan lookalike audience, misalnya menggencarkan penjualan produk e-commerce dan mengembangkan halaman Facebook. Selain itu, Anda bisa menambah lookalike audience dengan menambah leadsfree trial sign up, dan email subscribers.

4. Quality Score

digital marketing

Apakah Anda menggunakan kata kunci tertentu dalam kampanye iklan PPC (Pay Per Clicks)? Nantinya, Google AdWords akan memberikan peringkat yang menunjukkan kualitas kata kunci. Peringkat ini disebut quality score.

Pemberian quality score pada sebuah situs ditentukan oleh relevansi landing page, ad copy, dan click-through rates (CTR). Jika quality score web Anda berada di ranking teratas, otomatis biaya per klik (BPK) akan turun. Dengan turunnya BPK, biaya per konversi dan per akuisisi mengikuti.

5. Affiliate Marketing

digital marketing

Affiliate marketing adalah salah satu cara efektif meningkatkan jumlah pembeli dengan menarik visitor untuk mengunjungi web merchant Anda. Semakin banyak visitor yang melakukan pembelian, bisnis Anda lebih cepat berkembang.

Untuk menjalankan affiliate marketing, Anda harus memiliki produk dan platform terbaik. Selain itu, buatlah sebuah landing page afiliasi yang menarik. Pasalnya, tampilan landing page menentukan jumlah affiliater yang bersedia mempromosikan produk Anda.

Demikian penjelasan lima istilah umum digital marketing. Selain membekali diri dengan memahami istilah marketing online tersebut, Anda juga harus menguasai manajemen keuangan. Untuk memudahkan manajemen finansial, gunakan software akuntansi seperti Accurate Online.

Perangkat lunak tersebut memiliki fitur lengkap, antara lain fitur arus kas, laporan laba rugi, neraca, dan laporan keuangan. Miliki Accurate Online sekarang dan tingkatkan omset penjualan Anda.

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top