skip to Main Content
Hindari 9 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Ketika Branding Produk

Hindari 9 Kesalahan yang Sering Dilakukan Ketika Branding Produk

Sebagai salah satu tahapan penting dalam memulai usaha, branding produk dikenal sebagai upaya pemberian identitas pada suatu produk. Branding menggabungkan seluruh identitas perusahaan yang Anda pandang mampu menarik perhatian masyarakat pada produk tersebut.

Jika Anda melakukannya dengan benar, bukan saja membangun kepercayaan konsumen, tetapi membuat produk Anda unggul dari kompetitor. Hal berlawanan bisa terjadi saat Anda melakukan 9 kesalahan branding produk berikut ini.

Memilih merek asal-asalan

Branding Produk

Kadang pemilik memandang sepele urusan merek, sehingga pemilihan nama produk sering asal-asalan. Padahal, merek akan tercantum dalam segala lini bisnis Anda. Pilih nama sederhana dan lugas, sehingga mudah diingat, tetapi juga tidak terlalu spesifik.

Salah membidik target konsumen

Branding Produk

Mana target konsumen yang Anda tuju? Salah menentukan target konsumen bisa membuat branding yang Anda lakukan sia-sia. Maka, lakukan riset lebih dulu tentang kebutuhan calon konsumen dan bagaimana produk Anda bisa menjawab permasalahan mereka.

Logo tidak menarik secara visual

Logo adalah hal pertama yang diingat calon konsumen. Pemilihan logo yang tepat membantu Anda mengomunikasikan produk dan layanan yang ditawarkan kepada calon konsumen. Kuat tidaknya sebuah merek juga ditunjang oleh visual logo yang menarik.

Luput memperhatikan kompetitor

Sebagai pemilik bisnis, Anda justru harus memperhatikan kompetitor untuk mengetahui bagaimana ketatnya segmen pasar yang ditargetkan. Membaca peta persaingan adalah modal utama Anda dalam menentukan strategi bisnis yang tepat, efektif, dan efisien.

Terlalu berfokus pada kompetitor

Branding Produk

Sebaliknya, terlalu berfokus pada kompetitor juga bisa jadi bumerang. Anda berbisnis bukan untuk menyalip atau mengalahkan pesaing. Maju tidaknya sebuah bisnis bergantung pada tangan Anda sendiri; bagaimana membuat produk Anda berbeda dan unik dari para pesaing.

Terlalu fokus branding secara online

Branding secara online memang lebih efektif, hemat biaya, mudah, dan bisa dilakukan dari mana saja. Namun, jangan lupa bahwa branding secara offline tetap perlu. Calon konsumen juga ingin tahu bagaimana produk Anda dibuat atau kualitas bahan yang dipakai. Sebagai contoh, Anda bisa mengikuti bazar untuk memperkenalkan produk pada masyarakat.

Kualitas produk tidak sebanding

Tanpa disadari, Anda berusaha keras menggenjot kuantitas produk untuk memenuhi permintaan pasar. Namun, jangan sampai Anda mengabaikan kualitas produk. Kualitas berperan penting dalam branding, baik dari segi fisik atau layanan produk. Pada akhirnya konsumen tidak sekadar menggunakan suatu merek barang saja, tetapi juga memilih produk yang mempunyai nilai manfaat dan sesuai kebutuhan.

Tidak membuat rencana cadangan

Bisnis tidak pernah pasti, selalu ada risiko yang harus Anda tempuh dan tantangan untuk ditaklukkan. Tidak membuat rencana cadangan bisa berakibat fatal pada bisnis yang tengah Anda rintis. Antisipasi segala risiko dengan backup plan yang matang dan mental baja, sehingga risiko terburuk pun bisa Anda tangani.

Tidak memaksimalkan media sosial

Branding Produk

Potensi media sosial begitu besar. Maksimalkan media sosial secara tepat agar bisnis Anda berkembang pesat. Mulai dari fokus pada konten branding di platform sesuai target konsumen, posting konten secara rutin, hingga komunikatif dalam membangun kedekatan dengan konsumen.

 

Sebaiknya Anda menghindari 9 kesalahan branding produk di atas agar kinerja bisnis berjalan optimal. Lalu, pastikan pembukuan bisnis Anda sudah rapi dan berjalan baik. Memakai Accurate Online, software akuntansi berbasis cloud, menunjang pengelolaan bisnis Anda secara cermat serta bisa dipantau kapan saja dan dari mana saja. Manfaatkan program gratis trial 30 hari untuk merasakan kemudahan software akuntansi online dalam mendukung perkembangan bisnis Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top