skip to Main Content
Promo berlangganan Accurate Online dengan diskon hingga 25%

Jenis-Jenis Strategi Marketing di Era Digital

Ketika membicarakan berbagai jenis strategi marketing, memang kedengarannya seperti sederhana, karena sebagian besar orang masih banyak yang memulai bisnis dengan anggapan bahwa promosi dan marketing sangatlah mudah dilakukan, hanya tinggal melakukan iklan di media dan calon konsumen pun akan datang. Padahal, strategi marketing tidaklah sesederhana itu, dan nyatanya strategi marketing itu sangatlah kompleks. Terlebih lagi pada era digital dimana media yang di lihat oleh banyak orang tidak hanya radio, koran atau televisi saja. Jika di beberapa cara konvensional saja strategi marketing sudah terbagi menjadi beberapa bagian, terlebih lagi di era digital dimana media yang eksis sangatlah beragam.

Tentunya, akan ada lebih banyak lagi strategi marketing yang harus dilakukan. Sebagai seorang pengusaha pun Anda harus bekerja keras dalam menentukan strategi pemasaran apa yang tepat untuk bisnis Anda. Agar bisa memudahkan Anda, berikut ini kami rangkum 10 jenis strategi marketing yang efektif untuk dilakukan pada era digital seperti saat ini agar bisnis Anda bisa bersaing dengan kompetitor lainnya.

Jenis-Jenis Strategi Marketing di Era Digital

1. Cloud Marketing

Cloud marketing merupakan suatu bentuk marketing yang dilakukan secara digital, yang dipersonalisasi dan diintegrasikan guna meningkatkan pengalaman para pelanggan. Cloud marketing juga akan membawa seluruh sumber daya dan aset perusahaan dalam dunia Online. Strategi marketing ini adalah suatu bentuk dasar dari berjualan online. Tujuannya adalah untuk bisa menjangkau konsumen Anda dimanapun mereka berada, baik itu saat mereka melakukan aktivitas di media sosial, memeriksa e-mail nya masing-masing, ataupun mengunjungi website Anda. Sedangkan manfaat dalam melakukan strategi cloud marketing adalah sebagai berikut:

  • Memahami Customer Journey

Cloud marketing akan memudahkan Anda dalam mengukur beragam pelanggan dari mulai saat mereka berinteraksi dengan bisnis Anda, hingga mereka mendapatkan produk yang mereka inginkan. Seluruh data-data tersebut akan terintegrasi, sehingga akan memudahkan Anda dalam menggunakannya.

  • Memprediksi Hasil Marketing dan Bisnis

Cloud marketing yang diproduksi oleh perusahaan raksaksa seperti Google pun ternyata mampu digunakan untuk memprediksi hasil bisnis yang selama ini telah Anda jalankan. Hal ini akan memudahkan Anda dalam mendapatkan nilai yang jelas tentang bagaimana para pelanggana akan terlibat jauh dengan bisnis Anda.

  • Membuat Campaign dan Customer Experience Lebih Personal

Setiap pelanggan tentunya akan lebih menyukai kampanye iklan yang membuat pengalamannya menjadi lebih personal. Kenapa? Karena beragam kampanye iklan yang ada di dunia saat ini hampir membuat seluruh pelanggan mendapatkan pengalaman yang serupa dan tidak ada bedanya.

2. Online Marketing

Sama seperti namanya, online marketing merupakan salah satu strategi marketing yang menggunakan teknologi internet. Kegiatan marketing yang dilakukan bertujuan untuk mendapatkan perhatian para konsumen dengan memanfaatkan media sosial, website, email, hingga augmented reality. Strategi ini bisa dilakukan dengan iklan berbayar, konten yang berkualitas, atau postingan simpel di media online. Biasanya, satu posingan yang diunggah di internet mampu diakses oleh ratusan bahkan jutaan orang di seluruh dunia. Dengan menggunakan online marketing, dari manapun bisnis Anda berasal, Anda berpeluang mendapatkan perhatian pelanggan Anda secara luas.

3. Close Range Marketing

Strategi marketing ini akan memanfaatkan suatu perangkat yang mampu mejalankan fitur WiFi dan Bluetooth seperti smartphone ataupun laptop. Dalam strategi close range marketing, pihak perusahaan akan mencoba memanfaatkan bluetooth dan WiFi guna mengirim iklan, produk atau layanannya secara langsung pada konsumen saat mereka akan berbelanja. Apabila konsumen memilih atau mengklik tombol “oke”, maka mereka akan memberika izin pada perusahaan untuk bisa mengirimkan lebih banyak pesan dengan suatu penawaran khsusus.

4. Call to Action Marketing

CTA atau Call to action marketing adalah salah satu strategi marketing yang menggunakan suatu pernyataan yang sebelumnya telah didesain guna mendapatkan respon langsung dari pelanggan yang sudah membaca, ataupun mendengarnya. Beberapa contohnya adalah “click now”, “buy now” , “watch now”, dll. Tujuannya tentu saja untuk mendapatkan klik atau suatu konversi tertentu.

5. Email Marketing

Sama seperti namanya, strategi pemasaran ini akan memanfaatkan email sebagai suatu media iklannya. Pada umumnya, mereka yang menggunakan cara ini akan mengirim email pada calon pelanggan atau pada para pelanggan setia. Tujuannya adalah agar bisa menawarkan produknya pada konsumen baru, memberikan informasi produk terkini, serta menjalin suatu hubungan yang baik dengan pelanggan. Email marketing merupakan salah satu strategi yang efektif karena mampu membangun hubungan secara personal dan email promosi pun bisa langsung masuk pada kotak masuk calon pelanggan.

6. Augmented Reality Marketing

Fokus yang dilakukan dalam strategi augmented reality marketing adalah demi memberikan pengalaman yang unik pada pelanggan dengan memanfaatkan teknologi terkini. Augmented reality merupakan suatu metode pemasaran yang digunakan dengan menambahkan komponen digital yang membuat pelanggan mampu melihat produk secara langsung dengan hanya bantuan kamera saja. Dalam suatu kegiatan marketing, bisanya perusahaan yang menggunakan teknogi ini akan membuat pelanggannya mencoba produk perusahaan tersebut secara virtual sebelum akhirnya membeli.

7. Inbound Marketing

Inbound marketing merupakan salah satu strategi marketing yang dibuat untuk membuat pengalaman pelanggan menjadi lebih bernilai dan akan mempunyai hasil yang positif dalam dunia bisnis Anda. Agar tujuan ini bisa tepat sasaran, terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan, dan langkah-langkah tersebut terbagi menjadi tiga tahapan utama, yaitu menarik (attract), mengajak (engage), dan menyenangkan (delight).

8. Content Marketing

Di kutip dari laman resmi Forbes, content marketing adalah salah satu strategi marketing dalam memproduksi dan menyebarkan konten yang relevan, bernilai lebih, dan juga konsisten agar mampu menarik perhatian para konsumen yang akan dituju. Namun, content marketing bukan hanya sekedar tentang memproduksi konten untuk para pelanggan yang sangat haus akan informasi saja. Neil Patel berpendapat bahwa content marketing juga memiliki tujuan dalam hal membangun hubungan yang baik dengan konsumen dalam kurun waktu yang lama. Untuk itu, Anda harus memproduksi konten yang relevan agar para audiens merasa butuh dan pada akhirnya mempunyai kedekatan emosi yang kuat dengan konten yang Anda buat.

Contoh sederhananya adalah ide pembuatan konten video yang diproduksi oleh Content marketing Institute pada tahun 2017. Mereka adalah salah satu sumber analisa data yang valid dan terbesar di YouTube, kenapa? karena mereka menyajikan konten dalam bentuk statistik. Bahkan, mereka sudah memperluasnya dengan mengadakan tayangan podcast. Hal dilakukan demi membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan. Dari contoh ini hampir bisa di pastikan bahwa CMI mampu membuat konten yang konsisten dengan para calon pelanggan atau pelanggan setianya, serta dinilai relevan dan tidak keluar dari jalur bisnisnya.

9. Search Engine Marketing

SEM atau search engine marketing adalah suatu bentuk marketing di internet yang dilakukan untuk meningkatkan visibilitas webiste pada halaman mesin pencari dengan suatu kegiatan promosi website. Dengan kata lain, Anda membeli traffic dengan membayar mesin pencarian seperti google. Strategi pemasaran ini dinilai cukup efektif karena mesin pencari saat ini telah banyak di akses oleh banyak orang, baik itu untuk mencari informasi produk maupun jasa dan ulasannya. Dengan memanfaatkan strategi SEM, maka pihak marketer akan mampu meningkatkan kemungkinan calon pelanggan dalam mengunjungi website saat mencari suatu informasi tertentu.

10. Social Media Marketing

Social media marketing merupakan suatu upaya pemasaran produk yang memanfaatkan platform media sosial. Saat ini, para palanggan di seluruh dunia juga cenderung mencari produk atau layanannya melalui media sosial, jadi tidak hanya pada mesin pencari saja. Dengan mendatangi pelanggan dan berinteraksi dengan mereka melalui media sosial, maka akan memberikan efek yang luar biasa positif pada bisnis Anda.

Jadi, Siapkah Anda Menjalankan Salah Satu Dari Jenis-Jenis Strategi Marketing di Atas? 

Setelah Anda mengetahui berbagai jenis strategi marketing yang cocok untuk diterapkan saat ini, maka sekarang adalah saatnya bagi Anda untuk memilih strategi apa yang paling sesuai dengan perusahaan Anda, lalu cermati lebih lanjut tentang keefektivitasan strategi marketing Anda. Selain itu, jangan lupakan juga untuk terus melakuka evaluasi dan pengelolaan secara berkala, khususnya pada keuangan bisnis Anda. Agar memudahkan Anda dalam mengelola keuangan atau hal lainnya terkait akuntansi, maka Anda bisa menggunakan software akuntansi dari Accurate Online.

Dengan menggunakan Accurate Online, Anda akan lebih mudah dalam membuat dan mengecek laporan keuangan bisnis Anda dimanapun dan kapanpun. Selain itu, data laporan juga akan tersimpan dengan aman dan Anda bisa lebih mudah dalam menggunakannya. Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari.

×