skip to Main Content
Sebelum Memulai Manajemen Persediaan Pahami 4 Klasifikasi Inventori Berikut

Sebelum Memulai Manajemen Persediaan Pahami 4 Klasifikasi Inventori Berikut

Tahukah Anda, manajemen persediaan bergantung pada jenis usaha perusahaan tersebut? Pengelolaan persediaan perusahaan dagang jelas berbeda dengan manufaktur atau perusahaan jasa. Software akuntansi Accurate 5 dapat mengatur persediaan barang di berbagai jenis usaha. Anda cukup mengandalkan satu perangkat lunak ini saja jika Anda memiliki beberapa jenis usaha.

Persediaan, sering disebut juga inventori, mencakup semua barang yang dimiliki perusahaan pada periode tertentu. Bisa berupa barang jadi, bahan baku, atau barang setengah jadi. Dengan kata lain, inventori adalah aset perusahaan dalam bentuk stok barang untuk dijual atau yang sedang dalam proses produksi. Sebelum Anda memulai manajemen persediaan, pahami lebih dulu 4 klasifikasi inventori berikut ini.

Inventori produksi

Manajemen Persediaan

Sesuai sebutannya, inventori produksi adalah semua barang berwujud bahan baku atau bahan-bahan lain yang dipakai dalam proses produksi. Bahan tersebut menjadi bagian dari produk yang dihasilkan perusahaan.

Terdapat dua tipe inventori produksi, yakni item standar produksi dan item spesial. Perusahaan membeli item standar produksi secara off-the-self. Sementara, item spesial dibuat secara khusus sesuai spesifikasi dari perusahaan.

Inventori MRO

Manajemen Persediaan

MRO kependekan dari Maintenance, Repair, and Operating supplies. Dalam kategori ini, barang-barang dipakai dalam proses produksi, tetapi bukan bagian dari produk. Contohnya, suku cadang dan pelumas untuk mesin produksi, serta alat atau produk pembersih.

Jika Anda memasang Accurate 5 pada sistem akuntansi perusahaan, mengelompokkan persediaan barang lebih mudah. Jadi, stok barang siap jual tidak akan tercampur dengan barang yang berfungsi mendukung kegiatan perawatan atau perbaikan.

Inventori in-process

Manajemen Persediaan

Produk setengah jadi tergolong dalam klasifikasi inventori in-process. Biasanya, Anda bisa menemukan inventori jenis ini pada berbagai proses produksi. Sebagai contoh, bagi perusahaan konveksi, kain adalah barang setengah jadi yang siap diolah atau dibuat menjadi seragam pesanan konsumen.

Inventori finished-goods

Manajemen Persediaan

Bagi perusahaan dagang, produk jadi yang siap dijual termasuk klasifikasi inventori finished-goods. Pengadaan berfungsi sebagai stok barang, sehingga perusahaan bisa mengantisipasi ketidakpastian permintaan dari pasar.

Pada umumnya, barang jenis ini mempunyai kedaluwarsa dan perlu pengontrolan ketat dalam mengatur keluar masuk barang. Jika manajemen persediaan perusahaan buruk, hal ini bisa menimbulkan kerugian akibat pencatatan yang tidak cermat.

Demikian 4 klasifikasi inventori yang perlu Anda pahami sebelum memulai manajemen persediaan di perusahaan. Beberapa jenis usaha bisa saja mempunyai lebih dari satu klasifikasi inventori. Maka, pemakaian software akuntansi Accurate 5 akan membantu Anda mengelompokkan inventori tanpa khawatir tercampur. Bagaimana, Anda tertarik untuk segera menggunakannya di perusahaan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top