skip to Main Content
Promo Accurate Online, diskon hingga Rp 600.000,-

Tanda-Tanda Kegagalan Keuangan Bisnis dan Cara Mengatasinya

Saat Anda sedang menjalankan bisnis, maka salah satu tanda kegagalan keuangan bisnis adalah ketika modal bisnis telah habis. Tapi, habisnya modal bukanlah satu-satunya tanda kegagalan dalam berbisnis. Masih ada beberapa tanda lainnya yang mampu dijadikan patokan bahwa kondisi bisnis sedang berjalan kurang baik. Sama seperti penyakit pada tubuh, sebelum terserang penyakit tertentu pasti tubuh akan mengalami beberapa gejala awal agar kita mampu mengantisipasinya sebelum makin parah. Nah, berikut ini kami akan berikan tanda-tanda kegagalan keuangan bisnis yang bisa Anda jadikan patokan, lengkap dengan cara mengatasinya.

Tanda-Tanda Kegagalan Keuangan Bisnis

1. Overtrading

Overtrading merupakan kondisi dimana perusahaan melakukan kegiatan penjualan yang berkembang secara tidak wajar dan menimbulkan utang dan piutang jadi meningkat, sedangkan disisi lain modal kerja harus terus digunakan untuk membiayai proses operasional perusahaan. Jika kondisi ini terjadi, maka masalah likuiditas akan menjadi masalah besar karena perusahaan tidak memiliki uang tunai dari hasil penjualan untuk membayar gaji karyawan dan supplier.

2. Terlalu Banyak Utang 

Bahaya utama dalam berutang adalah ketika Anda tidak mampu melunasi utang Anda, terlebih lagi jika di dalamnya ada bunga yang tinggi, sehingga akan membuat beban utang semakin meningkat. Konsekuensi yang harus dihadapi ketika Anda tidak mampu membayar utang adalah aset bisnis Anda akan disita atau bahkan dijual oleh pihak bank. Perlu Anda ketahui bahwa rasio utang akan dianggap aman jika berada dibawah 40% atau maksimal 50%, jika lebih dari itu maka akan membahayakan bisnis Anda.

3. Terlalu Banyak Piutang Tidak Tertagih

Dampak yang sangat besar dari banyaknya piutang yang tidak tertagih adalah jumlah pemasukan bisnis menjadi berkurang. Piutang tidak tertagih yang terlalu banyak akan mengancam kesehatan keuangan bisnis Anda. Langkah yang tepat untuk meminimalisirnya adalah dengan cara melakukan penagihan secara berkala, Anda juga bisa menentukan kebijakan kredit ketat dan denda keterlambatan pembayaran.

4. Kekurangan Modal

Kurangnya modal bisnis bisa membuat sirkulasi pemasukan bisnis Anda tidak berjalan dengan baik. Salah satu faktor penyebabnya adalah piutang yang macet. Untuk mengatasinya, selain melakukan penagihan rutin, Anda juga bisa meminjam modal pada pihak lain sesuai dengan kebutuhan, namun tidak boleh melebihi maksimal rasio utang yang sebelumnya telah kita bahas.

5. Pengelolaan Arus Kas Buruk Merupakan Tanda Kegagalan Keuangan yang Fatal

Buruknya pengelolaan arus kas bisa menyebabkan kondisi finansial perusahaan menjadi buruk. Dimulai dari arus pencatatan pemasukan dan pengeluaran pada tiap bulan yang tidak bisa dikelola dengan baik, sehingga nilai kas tidak bisa diketahui apakah sudah untung ataupun rugi. Membuat pengelolaan arus kas yang baik akan lebih memudahkan Anda dalam mengidentifikasi masalah finansial sebelum terjadi krisis dalam keuangan kas perusahaan.

6. Kurang Pengawasan

Hal terpenting penting dalam menjalankan bisnis adalah pengawasan dalam masalah keuangan. Jika hal ini tidak dilakukan, maka akan menjadi sumber bahaya untuk bisnis Anda. Cara yang mudah untuk melakukan pengawasan adalah dengan melakukan pengoreksian keuangan secara rutin dalam tiap bulan, periksalah seluruh bukti transaksi pada tiap pembayaran agar tidak dipalsukan dan lakukanlah transaksi secara non tunai agar lebih mudah untuk dicek. Hal ini akan meminimalisir berbagai kesempatan orang lain atau karyawan yang ingin berbuat curang dalam hal keuangan.

7. Margin Keuntungan Tipis

Margin merupakan selisih harga jual produk dari harga produksi. Salah satu penyebab keuangan bisnis menjadi menipis adalah karena margin keuntungan yang Anda buat sangatlah tipis. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti meningkatnya bahan pokok, dan adanya pesaing baru yang menjual harga produk lebih rendah, sehingga Anda terpaksa harus menyesuaikannya dengan harga pesaing. Cara mengatasinya adalah dengan melakukan inovasi produk dan berikan nilai lebih pada produk Anda, sehingga Anda bisa menjualnya dengan harga yang lebih mahal agar margin keuntungan Anda bisa meningkat.

8. Penjualan Mengalami Penurunan

Terdapat banyak sekali faktor yang menyebabkan penjualan menjadi menurun. Anda bisa menganalisa faktor penyebabnya, apakah ada kompetitor lain yang lebih baik? Apakah ada kekurangan produk? Apakah pelayanannya kurang ramah? Dll. Untuk mendapatkan jawaban yang lebih akurat, Anda bisa coba melakukan survey pada para pelanggan Anda secara langsung tentang daya beli produk yang Anda jual.

9. Tingkat Pertumbuhan Menurun

Normalnya, bisnis yang baik adalah bisnis yang selalu mengalami pertumbuhan setiap tahun. Terlebih lagi jika ada peningkatan penjualan tiap bulan. Minimal, market share atas produk Anda harus selalu meningkat, jangan sampai turun karena adanya pertumbuhan yang menurun.

10. Tingkat Perpindahan Pekerja Tinggi

Tanda kegagalan finansial pada bisnis yang terakhir adalah adanya peningkatan perpindahan karyawan yang tinggi. Jika bisnis Anda sudah mulai ditinggalkan oleh karyawan-karyawan terbaik Anda, maka Anda harus waspada, berarti perusahaan Anda sedang ada masalah, para karyawan terbaik akan lebih memilih perusahaan lain yang lebih sehat.

Cara Mengatasi Tanda-tanda Kegagalan Finansial Pada Bisnis

Beberapa cara di bawah ini bisa Anda gunakan untuk memperbaiki keuangan bisnis Anda:

  • Mencari Penyebabnya dari Tanda-tanda Kegagalan Keuangan Bisnis Anda

Adanya kondisi keuangan bisnis yang memburuk pasti ada berbagai faktor penyebabnya. Penyebabnya bisa datang dari kesalahan dalam melakukan manajemen keuangan, atau kesalahan dalam memproduksi produk, dll. Oleh karena itu, cobalah cari penyebabnya, lalu hindari melakukan hal yang menjadi penyebab itu untuk ke depannya. Dengan begitu, diharapkan kondisi keuangan bisa stabil dan membaik.

  • Memperbaiki Manajemen Bisnis

Memperbaiki manajemen bisnis yang dimaksud adalah melakukan berbagai perubahan yang berkaitan dengan seluruh proses manajemen yang ada pada suatu bisnis. Menghiraukan manajemen bisnis yang buruk akan berpeluang besar memperburuk kondisi keuangan, karena manajemen bisnis ini sangat penting untuk suatu bisnis.

Hal ini menjadi salah satu alasan kenapa para pelaku bisnis harus memperbaiki manajemen bisnisnya yang berkaitan dengan strategi bisnis, sumber daya dan waktu, sikap atau perilaku dalam berbisnis, target, dll. Jika diantara hal tersebut ada yang harus diperbaiki atau ada yang menjadi penyebab keuangan bisnis menjadi bermasalah, maka Anda harus segera memperbaikinya sesegera mungkin.

  • Merubah Strategi Bisnis

Poin ini masih berkaitan dengan memperbaiki manajemen bisnis, dimana manajemen bisnis selalui berkaitan dengan strategi bisnis. Merubah strategi bisnis yang dimaksud adalah merubah segala sesuatu yang erat kaitannya dengan strategi ataupun target bisnis yang dinilai tidak tepat, mulai dari memperbaiki sistem atau strategi marketing, cara menjual, proses produksi, target pasar, dan seluruh sumber daya yang digunakan dalam bisnis.

Dengan begitu, diharapkan akan mengubah dan mengembalikan kondisi keuangan bisnis seperti semula. Karena sebagai seorang pebisnis, memang sudah sewajarnya bagi Anda untuk melakukan berbagai perubahan yang memungkinkan untuk bisa meminimalisir adanya kerugian yang besar.

  • Melakukan Inovasi

Bermasalahnya kondisi keuangan bisnis bisa juga disebabkan karena kurangnya daya tarik pada produk yang Anda tawarkan, sedangkan masih ada produk lain yang memiliki daya tarik yang lebih kuat. Hal ini akan menyebabkan bisnis Anda menalami kegagalan dalam hal persaingan bisnis, dan kondisi keuangan pun menjadi tidak sehat karena keuntungan yang di dapat tidak sesuai dengan target atau bisa saja merugi.

Para pelaku bisnis sudah seharusnya untuk selalu berinovasi secara terus menerus agar bisnisnya bisa tetap bertahan. Oleh karena itu, lakukanlah inovasi seperti mendesain kemasan produk yang lebih menarik atau menambah varian produk untuk menarik minat pelanggan.

  • Bersikap dan Berfikir Positif dalam Menyelesaikan Tanda-tanda Kegagalan Keuangan

Cara terakhir yang harus Anda lakukan ketika keuangan bisnis bermasalah adalah mampu bersikap dan berfikir positif. Dengan begitu, diharapkan Anda mampu menemukan solusi yang tepat untuk memperbaiki kondisi keuangan bisnis Anda. Dengan tetap berpikir tenang, sabar, optimis, tanggung jawab, dan profesional, maka akan membantu bisnis Anda untuk bisa bangkit dari kondisi yang buruk.

Sebaliknya, jika Anda bersikap dan berpikir keliru, seperti terlalu cepat panik, maka akan berakibat buruk pada pengambilan keputusan yang salah, dan malah memperparah kondisi keuangan bisnis Anda.

Bagaimana, Siap Mencegah Tanda-tanda Kegagalan Keuangan?

Dari berbagai tanda kegagalan keuangan bisnis dan cara untuk memperbaiki masalahnya diatas, bisa diartikan bahwa seluruh pebisnis harus benar-benar memahami berbagai risiko yang bisa terjadi pada bisnisnya. Selain itu, pebisnis juga harus siap menemukan risiko atas masalah tersebut untuk menghindari kerugian yang tidak diharapkan. Untuk itu, Anda harus mengatur keuangan bisnis Anda secara lebih rapih dan akurat. Gunakanlah software akuntansi untuk memudahkan Anda untuk mengatur keuangan dan berbagai hal lain terkait akuntansi bisnis Anda. Salah satu software akuntansi yang harus Anda pertimbangkan adalah Accurate Online.

Dengan menggunakan Accurate Online, Anda akan lebih mudah dalam membuat dan mengecek laporan keuangan bisnis Anda dimanapun dan kapanpun. Selain itu, data laporan juga akan tersimpan dengan aman dan Anda bisa lebih mudah dalam menggunakannya.

Tertarik? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari.

This Post Has 0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×