skip to Main Content
Tips Mengelola Cashflow Bisnis Perusahaan Secara Maksimal

Tips Mengelola Cashflow Bisnis Perusahaan Secara Maksimal

Memulai bisnis memang tidak mudah karena Anda harus tahu bagaimana visi&misi, serta memiliki strategi usaha yang tepat, termasuk dalam mengatur alur kas. Cashflow diartikan sebagai pemasukan dan pengeluaran kas dalam periode tertentu. Mengetahui alur kas perusahaan menjadi hal penting, karena Anda bisa lebih tahu keuntungan dari bisnis yang sedang berjalan.

Cashflow sendiri terbagi menjadi beberapa jenis yang bisa menjadi pedoman Anda untuk memulai bisnis baru, yaitu:

  • Cashflow harian, biasanya digunakan untuk jenis bisnis dengan pembayaran tunai, termasuk retail, rumah makan, dan mini market.
  • Cashflow bulanan, biasanya digunakan untuk jenis bisnis dengan pembayaran bulanan, seperti bisnis rumah kos atau kontrakan, sekolah, dan bimbingan belajar.
  • Cashflow semester, yaitu digunakan untuk jenis bisnis dengan pembayaran secara berkala, bisa setiap tiga atau enam bulan, seperti misalnya perguruan tinggi.
  • Cashflow tahunan, digunakan untuk jenis bisnis dengan pembayaran setiap tahun, seperti sewa properti yang dibayarkan tahunan.
  • Cashflow proyek, yaitu digunakan untuk jenis bisnis proyek dan pembayarannya dilakukan setelah proyek selesai.

Tips Mengelola Cashflow Bisnis Perusahaan Secara Maksimal

Cashflow

Hal yang tidak kalah penting diketahui dalam menjalankan suatu bisnis adalah bagaimana mengelola dan meningkatkan arus kas atau cashflow perusahaan dengan tepat agar keuntungan lebih maksimal. Seperti apa caranya? Berikut tips mudahnya:

  • Pastikan Anda menghitung dengan detail jumlah atau stok barang yang dijual. Jika stok lebih banyak daripada permintaan, sisa stok bisa dianggap sebagai kerugian. Sebagai acuannya, Anda bisa melihat jumlah stok pada laporan bulan sebelumnya.
  • Utamakan pembayaran secara tunai. Ini adalah tugas lain bagi Anda untuk menentukan strategi penjualan dengan mengurangi transaksi dengan sistem cicilan alias kredit.
  • Demi mencegah kerugian, pastikan Anda memiliki pemasukan yang lebih besar dari biaya operasional yang dikeluarkan.
  • Alokasikan dana dengan baik dan terstruktur. Misalnya, Anda mendapatkan pemasukan sebesar 100%, buatlah pembagian sebanyak 20 persen untuk dana cadangan, 10 persen untuk tabungan, dan 70% untuk menutup semua biaya operasional perusahaan.
  • Jika Anda memiliki utang pinjaman, pastikan cashflow yang masuk masih cukup untuk menutup atau melunasi utang.
  • Kelola cashflow masuk dan keluar dengan baik, misalnya dengan mencatat asal uang masuk dan uang keluar.

Kelola Laporan Keuangan Lebih Mudah dengan Accurate Online

Cashflow

Agar bisnis bisa berjalan dengan seimbang dan mendapatkan keuntungan optimal, perhatikan arus kas yang masuk dan keluar dengan cermat. Lakukan evaluasi dan analisis setiap bulannya sehingga bisa dibuat strategi baru untuk menutup kekurangan yang muncul.

Untuk mendapatkan keuntungan yang konsisten dan arus kas yang positif, Anda bisa menggunakan bantuan software akuntansi seperti Accurate Online, perangkat lunak akuntansi terlengkap dengan fitur laporan cashflow secara langsung maupun tidak langsung. Sangat mudah digunakan, Accurate Online cocok untuk berbagai kelas bisnis, mulai dari UKM hingga perusahaan besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top